Wednesday, 1 June 2016

Jalan Kerinduan

Kau lah rembulanku
Jantung hatiku
Hal ikhwal dalam suka duka
Alasan dalam hidup
Bergembiralah bidadariku, meski suram menghujam
Meski batin menjerit, meski haru membiru
Meski langit sekan runtuh
Karena tangan tuhan bisa berwujud apapun
Lihatlah lebih teliti, karena mungkin salasatunya adalah aku.
Akulah oase yang kau tuju
Bukan fatamorgana yang kau kejar
Akulah hujan yang menghapus ketandusan
Bukan gurun kering yang sedang kau pijaki.
Walau malam begitu larut, hidup tetaplah hidup
Waktumu istirahat telah tiba, tak usah terus berlari.
Adakalanya kau harus berbaring dan menatap bintang untuk mengetahui sejauh mana kau melangkah
Cintaku
Cintamu
Cinta kita
Akan seperti taman yang indah , taman yang dirindukan semua orang
Pertemuan kita takan sia-sia lagi, kesendirian telah usai karena perjalanan kita baru dimulai.


Dari aku Zakaria


No comments:

Post a Comment