Kau lah
rembulanku
Jantung hatiku
Hal ikhwal
dalam suka duka
Alasan dalam
hidup
Bergembiralah
bidadariku, meski suram menghujam
Meski batin
menjerit, meski haru membiru
Meski langit
sekan runtuh
Karena tangan
tuhan bisa berwujud apapun
Lihatlah lebih
teliti, karena mungkin salasatunya adalah aku.
Akulah oase
yang kau tuju
Bukan fatamorgana
yang kau kejar
Akulah hujan
yang menghapus ketandusan
Bukan gurun
kering yang sedang kau pijaki.
Walau malam
begitu larut, hidup tetaplah hidup
Waktumu istirahat
telah tiba, tak usah terus berlari.
Adakalanya kau
harus berbaring dan menatap bintang untuk mengetahui sejauh mana kau melangkah
Cintaku
Cintamu
Cinta kita
Akan seperti
taman yang indah , taman yang dirindukan semua orang
Pertemuan kita
takan sia-sia lagi, kesendirian telah usai karena perjalanan kita baru dimulai.
Dari aku
Zakaria

No comments:
Post a Comment